Info maintenance motor

KEUNGGULAN BAN TUBELESS DAN CARA MENAMBALNYA

Ban tubeless lebih unggul

Sahabat PATOGBESI dimanapun anda berada, Bagi anda para biker Ojek Online, masalah seputar ban bocor tentu sering ditemui dan harus diwaspadai. Meskipun ban masih baru, tapi kalo lagi apes, kempes juga ketusuk benda lancip seperti paku dan semacamnya.

 



Jika ban bocor sangat merepotkan bukan?? terlebih lagi sedang bawa penumpang kejadianya malam hari, sepi pula makin ngeri kaaaan!! Lantas apa yang kita lakukan jika kita sedang bawa penumpang namun ban kita kempis atau bocor
Ini langkahnya : LANGKAH APABILA BAN KITA BOCOR 

Setelah penumpang aman, kita dorong motor kita ke tukang tambal ban, Biasanya tukang tambal ban dengan pembelaannya  bahwa ban akan ditambal, ban yang tadinya utuh tadi sekarang ditusuk dengan alat tusuk yang besarnya kira kira sama dengan ukuran kelingking kita.
Ban Motor kita akan ditusuk seperti ini...
Ban yang tadinya bocor hanya seujung jarum, sekarang dibuat bolong sebesar mulut pipa. Para tukang tambal ban tubeless menyebutnya dengan “menambal ban tubeless”.

Tahukah anda bahwa ini adalah permulaan dari kiamatnya ban baru kita!

Setelah dibolongi dengan alat tadi, tali serabut disumbatkan ke bolongan ban dengan regangan yang cukup potensial untuk semakin merusak ban.

Mulai dari bahan karetnya, anyaman benangnya sampai anyaman kawatnya dibikin sobek dan putus berantakan, sehingga ban kita menjadi semakin lemah. Inilah bentuk kiamat dari ban kita setelah membayar ongkos tambal 8,000 – 10,000 rupiah.

Untuk pertama kalinya tambalan mungkin masih bisa bertahan selama beberapa minggu atau bulan, tapi jika bocor lagi dititik yang sama kagak bisa lagi disumbat dengan tali serabut itu. Melainkan harus menggunakan ban dalam.

Lho ??.. ini kan ban Tubeless,.. masa pakai ban dalam?

Padahal kalau kita mau bersabar, ada cara yang jauh lebih unggul (dalam hal kekuatan, tidak merusak sama sekali), hemat waktu, biaya dan tenaga, dan dapat dikerjakan sendiri tanpa melepas roda.

Ada beberapa cara menambal ban tubeles ala biker PATOGBESI:

1. Mendongkrak roda yang bannya bocor dengan cara menstandar dua kendaraan anda (ban tidak perlu dilepas).Putar setir agar ban mengarah keluar spakboard.
2. Pompa sampai penuh lalu putar perlahan sambil disirami air.Setelah tampak gelembung udara pertanda bocornya, tandai daerah bocor (sebaiknya lingkari pake tip-ex).
Pompa lalu bilas dengan air sabun
3. Cucilah hingga bersih daerah bocor itu lalu dilap dengan lap kering.
4. Setelah kering tetesi dengan lem power glue sehingga lem meresap ke dalam lubang.

~ Bantulah dengan menusuk-nusukkan benda lancip seperti paku yang bersih ke lubang agar lem lebih lancar masuk. Berhati- hatilah jangan sampai lem tersebut malah menempel dibagian tubuh anda.
 ~ Lalu tunggu kering selama beberapa menit.
~  Lalu pompa lagi
~  Pekerjaan menambal selesai.

Cukup dengan lem power glue yang harganya Rp. 1000 saja He....he...he....

BACA JUGA :



Apa Kelebihan Ban Tubeless?

1. Kuat dan anti gagal.
2. Daya adesif lem power lebih tinggi dibanding daya kohesif karet sendiri, jadi titik ini menjadi lebih kuat daripada bagian yang lain.
3 Tidak ada bagian yang mungkin copot atau terpental, karena hanya menggunakan lem, Life time guarantee!
4 Tidak terjadi pelemahan sedikitpun pada jaringan ban.
5 Tidak menambah massa yang mempengaruhi keseimbangan.
6 Tidak akan pernah membutuhkan ban dalam sepanjang umur ban. Menggunakan ban dalam menambah biaya, menambah rumit setting roda, keandalan yang lebih rendah dan risiko kegagalan yang jauh lebih tinggi.
7. Tidak tergantung pada orang lain dan tukang tambal ban maupun alat-alat yang lebih rumit. Dapat dilakukan sendiri dengan mudah, cukup bermodalkan sebuah lem pawer Rp.1000 saja, satu pompa sepeda anak-anak di rumah, dan dongkrak yang sudah ada. Biaya yang jauh lebih rendah. Satu tabung kecil lem pawer dapat menambal puluhan titik bocor.Kondisi ban tetap utuh, seolah-olah ban tidak pernah mangalami bocor. Tidak merusak jaringan karet, benang dan kawat ban.

Cukup sampai disini dulu ya, silahkan ditambahin ya pengalaman kalian.....
Selamat Mencoba, semoga bermanfaat yaa......


#Salam Satu Aspal
#Salam PATOGBESI

SARAN & KRITIK 
VIA TELEGRAM
admin@patogbesi.com
divsos@patogbesi.com

About Patogbesi

0 comments:

Posting Komentar