Grab Bike info

ANGGOTA KOMISI V BANTU TANGANI PERMASALAHAN OJEK ONLINE GRAB DI KAB.BEKASI


GrabBike bertemu dengan Komisi V DPR RI

ANGGOTA KOMISI V BANTU TANGANI PERMASALAHAN OJEK ONLINE GRAB DI KAB.BEKASI

KOTA BEKASI– Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Repbulik Indonesia (RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Abdurahman, Senin (7/11), menggelar kunjungan dengan mengajak makan siang  pengemudi ojek Grab Indonesia di Kota Bekasi.

Adapun keluhan yang disampaikan  tersebut, Mahfudz  dengan serius menampung aspirasi  salah satu perwakilan pengemudi Grab kaum perempuan. Menurutnya, kaum perempuan seharusnya duduk dirumah, tidak mencari nafkah di jalanan.



“Apa yang disampaikan para pekerja atau pengemudi Grab di wilayah Kota Bekasi ini sangat menarik.  Karena selama ini Grab bagi para  ojek biasa dan Gojek menjadi pesaing buat mereka. Maka dari itu, saya dari Komisi V DPR RI yang membidangi transportasi, akan berupaya untuk menjembatani  kesejahteraan mereka. Agar mereka bisa bekerja dengan  damai,” ungkapnya.

Srikandi Patogbesi, salah satu pengemudi Grab di Kota Bekasi, mengaku terpaksa menggeluti usaha mengojek bergabung di Grab Indonesia. Dirinya  juga mengaku sangat beruntung bisa bertemu dan diajak makan siang dengan Komisi  V DPR RI .

“Awalnya saya ga tahu kalau pak Mahfudz ini seorang pejabat, dari Komisi DPR RI Dapil Kota Bekasi. Namun setelah tahu, saya merasa lega karena bisa curhat dan menyampaikan keluhan saya sebagai pekerja Grab ojek. Dan alhamdulillah, beliau sangat merespon baik keluhan saya dan rekan-rekan pengemudi Grab yang ada di Kota Bekasi,” tutur Sri.

" Berkaitan kunjungan ini, saya sengaja meluangkan waktu untuk menyapa para pekerja yang mengemudi  ojek Grab. Hal tersebut juga dalam rangka kami menggelar reses,” kata Mahfudz saat berbincang dengan wartawan media lokal Bekasi.

Diskusi pun semakin  seru dan panjang, ketika Srikandi Patogbesi pun  turut buka suara dia menyampaikan bahwa perusahaannya PT Grab Indonesia  kepada Komisi V DPR RI. Pasalnya, selama dia bergabung di Grab, segala sesuatu ditampungnya sendiri, begitupun sama dengan rekan-rekan Seperjuangannya sesama Grabbike.




“Saya dan rekan – rekan hanya meminta, aspirasi kami sebagai mitra kerja di Grab Indonesia ini bisa disampaikan Komisi V DPR RI kepada perusahaan kami tersebut, agar perusahaan Grab juga bisa memenuhi permintaan karyawannya, untuk di fasilitasi driver online,” tandasnya.




Ditambah lagi, kata Sri, di Kota Bekasi ini banyak persaingan antara ojek online dan ojek pangkalan. Bagi mereka, Grab adalah pesaing besarnya. “Hal itulah yang kami hindari, karena kami di lapangan  sama-sama mencari uang untuk menafkahi keluarga,sering kami bersinggungan dan bersitegang dengan ojek pangkalan dan Kami berharap semoga kita para tukang ojek online ini bisa diberikan perlindungan rasa aman ketika mengantar jemput penumpang tanpa gangguan dan gesekan dengan yang lainnya terlebih akhir2 ini yang terjadi di Cikarang",Pungkasnya.



Tak Henti kami melakukan lobi lobi kesana kemari dari pembuatan petisi, tanda tangan dukungan hingga mengadu ke anggota dewan komisi V.

Saya sedikit heran dibukanya kembali loker GB padahal driver banyak yang nganggur.
Mengenai hal ini seharusnya sebelum melakukan perekrutan manajemen grab khususnya sales bisa bekerja sama dengan wilayah tertentu terlebih dahulu untuk mengurangi polemik yang akhir2 ini muncu.


Kami berharap Manajemen GB dapat lebih peka melihat situasi yang terjadi dilapangan untuk mengajak opang opang di zona2 merah untuk bergabung dengan jalur khusus di setiap pangkalan seperti halnya yang dilakukan ojek sebelah saat menghijaukan Jakarta.

Kami juga berharap dari manajemen GB turut untuk mengarahkan driver2 baru untuk bisa bergabung di komunitas terdekat diwilayahnya agar diberikan arahan untuk mengurangi gesekan2 dengan ojek pangkalan.

Akhir2 ini kami dari Timsus FKBB fokus dilapangan untuk menangani kasus Cikarang dan Zona2 merah yang ada di jabodetabek semoga Hijau garis grab bisa hijau di.seluruh Jabodetabek tanpa ada lagi skat dan Zona merah.

Team FKBB untuk Cikarang


Mereka opang2 disana sebetulnya kepingin gabung ke kita baik grab, Gojek, maupun yang lain yang mana mereka itu iri terhadap kehadiran kita mereka menganggap kita sudah mengambil lahan pangan mereka dan akhirnya ini terjadi bentrok maupun gesekan yang terjadi di lapangan dan sering kami bolak balik mediasi baik dengan opang ,ormas maupun pihak kepolisian.

Untuk itu kami berharap Pansus cikarang dapat membantu mendesak manajemen GB dapat menyelesaikan Kasus Cikarang agar kami terbebas dari rasa takut dan was was...

Awal mulanya aman2 saja cikarang kita sdh di perbolehkan keluar masuk cikarang namun akhir2 ini apa yang sdh kami sepakati bersama di acak2 oleh rekan2 grab driver yang baru mereka tidak mengetahui kondisi dan medan disana serta asal ambil dan jemput sesuka hati yang membuat gerah opang2 disana terlebih bagi rekan2 yang ngumpet ngumpet seperti maling dengan jaket dibalik helm yang biasa,namun opang2 disana lebih pinter dan tau mana yang online mana yang bukan.

Kami berharap rekan2 dapat membantu kami agar kita semua aman dan nyaman dalam bekerja bebas ngebid dimana saja.

#GRABCINTADAMAI #DUKUNGKAMISAVECIKARANG #NOBIDING Cikarang khususnya Zona merah demi keselamatan jiwa anda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut

Sekian, Terima kasih.
Regards.
Udin Sedunia 

About Patogbesi

0 comments:

Posting Komentar