HASIL PERTEMUAN STASIUN DEPOK BARU YANG PATUT DIAPRESIASI

Stasiun Depok Baru



Sebuah perjuangan dan hasil yang luar biasa yang patut di contoh oleh sahabat biker Patogbesi dimanapun berada, sebuah diplomasi yang apik oleh rekan2 ojek online Stasiun Depok Baru  sehingga dapat menghasilkan suatu hasil pertemuan  yang luar biasa yang menciptakan suasana yang nyaman, tertib dan teratur adapun pertemuan tersebut  di adakan dan di hadiri oleh:

1. Driver Ojek Online dan koordinator
2. Lurah Depok
3. Perwakilan Ketua Karang Taruna Kelurahan Depok
4. Dishub Pemda Depok

Tema dan hasil pembicaraan :

1. Menanggapi hasil terbentuknya shelter penjemputan di Stasiun Depok Baru pihak walikota menanggapi dengan antusias dan menjadikan contoh penertiban untuk ojek online di daerah Depok sehingga muncul wacana pengadaan shelter di 5 titik berikutnya sesuai hasil bagus dr adanya shelter di stasiun depok baru.

2. Pihak walikota Depok akan membuat surat yang diserahterimakan langsung ke Dishub Pemda Depok untuk pengijinan lahan yang tidak terpakai agar bisa di jadikan lahan pembuatan shelter.

3. Adapun 5 titik lokasi yg akan dibentuk shelter penjemputan sbb:

   a. Daerah Stasiun Depok Lama
   b. Daerah ITC Margonda
   c. Daerah Halte Walikota
   d. Daerah Stasiun Pondok Cina
   e. Daerah Depok Town Square

4. Pihak Dishub bekerja sama dengan Karang Taruna Stasiun Depok Baru di hari Kamis, 16 Maret 2017 akan mulai sosialisasi ke daerah Stasiun Depok Lama dengan memasang spanduk himbauan bertuliskan :

"PERINGATAN"

Ojek Online, Angkot, Taxi Dilarang mangkal /ngetem di sepanjang jalan ini mengacu kepada UU No. 22 tahun 2009 dengan hukuman pidana kurungan 2 bulan/Denda Rp.500.000

5. Mengacu kepada hasil bagus yang sudah diterapkan di Daerah Stasiun Depok Baru, maka Pihak Walikota Depok dan Dishub mengajak rekan2 ojek online untuk mulai sosialisasi terhadap rencana ini sehingga di kemudian hari tertata parkiran, pengambilan order beserta kelancaran lalu lintas di 5 titik tersebut.

6. Pihak walikota, Dishub dan Karang Taruna setempat HANYA membantu penyediaan lahan dan parkiran bagi ojek online dan penyediaan shelter NAMUN untuk perawatan dan mekanisme penjemputan diserahkan ke masing-masing koordinator ojek online.

Adapun mengenai berita di lapangan tentang adanya PUNGLI/Setoran tidak wajib, pihak pengurus dan koordinator setempat MENEGASKAN bahwa :

1. Biaya pembuatan sticker HANYA Rp. 10.000 di awal sebagai bentuk tanda anggota dari basecamp/komunitas di daerah tsb dimana dalam sticker tersebut tertuliskan angka yg menandakan urutan komunitas/basecamp

2. Mengenai driver Ojek Online yg tidak tergabung dalam komunitas/basecamp (single fighter) TIDAKLAH BENAR dimintakan uang sebesar Rp. 1.000 setiap penjemputan atau Rp. 10.000 setiap bulannya.

3. Bagi rekan2 Single Fighter di arahkan oleh rekan2 di basecamp terdekat untuk menjadi bagian dari mereka NAMUN bila tidak berminat bergabung TIDAK DIPAKSA

4. Untuk single fighter bila ingin mendapatkan sticker penjemputan di shelter bisa membeli dengan harga Rp.10.000 dan kode dalam sticker bernomor 00 beda dengan yg sudah tergabung dengan komunitas/basecamp

5. Mengenai biaya perawatan shelter yg sudah ada pihak Karang Taruna dan Dishub menyerahkan kepada masing2 komunitas yg tergabung dan besar biaya perawatan tsb tersepakati Rp.10.000 Per Bulan PER 1 Komunitas BUKAN per anggota.

Dari hasil terbentuknya shelter di Stasiun Depok Baru bertujuan untuk :

1. Menata kepadatan lalu lintas di area area tersebut

2. Menjalin kekompakan dan silaturahmi antara anggota ojek online terhadap pihak angkutan umum, taxi, ojek pangkalan dan pedagang

3. Mengetahui koordinator masing masing tiap komunitas

4. Meredam selisih paham di kemudian hari sesama anggota ojek online dan pihak yang tersebut dalam point kedua sehingga Kota Depok menjadi percontohan kerapian penataan angkutan dan jalan raya.

Demikian rangkuman dari pertemuan ini diadakan di Depok, 13 Maret 2017






Saran dan Kritik
081586679711
www.patogbesi.com
admin@patogbesi.com
divsos@patogbesi.com

About Patogbesi

0 comments:

Posting Komentar