• PatogBesi Now

    OPANG CIKARANG MENOLAK KEMBALI KESEPAKATAN YANG SUDAH DISEPAKATI



    Kepala Dinas Perhubungan Bp. Suhup memimpin pertemuan (27/03) di ruang rapat DISHUB KAB.BEKASI


    PENGEMUDI ojek online ( Grab, Gojek dan Uber) mendatangi Kantor Dishub Kabupaten Bekasi, Cikarang Utara, Senin (27/3). Mereka menagih Kepala Dinas Perhubungan Bp. Suhup untuk meneruskan  pembahasan tuntutan ojek pangkalan (opang) dan kesepakatan yang sudah disepakati oleh kedua kubu di Grand Hotel Cikarang (22/03) waktu lalu.

    Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Bp. Suhup mereviu  kembali apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama di Grand Hotel Cikarang yaitu 4 tuntutan opang dan  2 diantaranya sudah disepakati  :

    1. Tidak Boleh Mengambil Penumpang di pangkalan mereka.
    2. Tidak memperbolehkan ojek online beroperasi tanpa atribut dalam hal ini dikarenakan banyaknya ojek online yang kucing2an mengambil penumpangnya secara sembunyi2.
    3. Tidak boleh mengambil Penumpang dari dalam perumahan.
    4. Tidak Boleh mendirikan pangkalan di sekitar Cikarang
     BACA                   : http://www.patogbesi.com/2017/03/hasil-discusi-bersama-transportasi.html
    TONTON JUGA  : https://www.youtube.com/watch?v=UDo2Yqb3M4I

      Kesepakatan Yang Tidak dianggapKesepakatan Yang Tidak dianggap
                                                   Kesepakatan yang tidak Dianggap Oleh Opang



    Dalam pertemuan tersebut JUBIR OPANG Cikarang ,Bpk.Agus membatah mentah-mentah semua kesepakatan tersebut (22/03), Dia menganggap  tidak ada kesepakatan dan  dia mengatakan kesepakatan tersebut tidak syah  tanpa alasan yang jelas, "ONLINE TIDAK BOLEH ADA DI KABUPATEN BEKASI" ungkapnya..

     Dalam hal ini opang Cikarang tidak konsisten dengan ucapan dan kesepakatannya (22/3) di Grand Hotel Cikarang kemarin

    Berikut Videonya : HASIL DISCUSI DIMENTAHKAN OPANG CIKARANG

    Sementara itu  Kepala Dinas Perhubungan Bp. Suhup,  Menutup pertemuan tersebut dengan kekecewaan "pihak ojek pangkalan tetap kekeuh meminta  agar ojek online tidak diperbolehkan beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi ” ucapnya

    Selama  Pemkab Bekasi belum mengeluarkan rekomendasi angkutat berbasis online baik roda dua atau empat.
    Pemerintah daerah belum ada aturan tentang angkutat berbasis online dan itu aturan dari Kementerian pusat,” tutupnya.

    Sayangnya, dari hasil mediasi tersebut tidak menghasilkan kesepakatan alias buntu.





    #SaveOjekOnlineCikarang
    #Ciptakan selalu perdamaian
    #Salam Satu Aspal


    Saran dan Kritik:
    081586679711
    www.patogbesi.com
    admin@patogbesi.com
    divsos@patogbesi.com




    No comments

    Author Description

    Hey there, We are Blossom Themes! We are trying to provide you the new way to look and use the blogger templates. Our designers are working hard and pushing the boundaries of possibilities to widen the horizon of the regular templates and provide high quality blogger templates to all hardworking bloggers!