LARANGAN TRANSPORTASI ONLINE DI BANDUNG, JAWA BARAT


Salah satu spanduk larangan transportasi Online di Bandung
Sahabat Patogbesi dimanapun anda berada, Inilah nasib Transportasi Online Jawa Barat....Tahukah kalian bahwa Dinas Perhubungan Jawa Barat resmi melarang transportasi berbasis aplikasi, baik roda dua maupun empat dan larangan tersebut  sudah disepakati oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat (CNN10/10)  Lho??

  Dengan alasan meredam ancaman beberapa pihak,Pemerintah telah mengabaikan hak masyarakat luas dalam memilih layanan transportasi yang telah menjadi solusi dan juga mata pencaharian warga. Keputusan yang sangat sulit dipercaya keluar dari pemerintah Jawa Barat & Kota Bandung yang terkenal akan semangat kemajuan zaman, hasil dari  kesepakatan  tersebut  dituangkan dalam Surat Pernyataan Bersama terkait Angkutan/ Taksi berbasis Online di Gedung Pakuan Gubernur Jawa Barat, Kota Bandung(06/10). 

 Walikota Bandung Ridwan Kamil pada akun Instragram pribadinya


Masyarakat pengguna transpotasi online tentunya bakal  kecewa atas putusan bersama Dishub Jabar yang mengeluarkan kebijakan  kurang bijak, seperti mengeluarkan kebijakan dibawah tekanan, pemerintah sebaiknya membuka ruang usaha secara bebas terbuka, sudah tidak zamannya monopoli salah satu pihak, kalau transportasi online dilarang kenapa bisnis online ( toko online dsb ) tidak dilarang, transportasi offline tidak sadar bagaimana mereka menggerduk bisnis tukang Delman dan becak sehingga tidak  berbekas sekarang itulah ulah teknologi dengan kemajuan zaman, bila transportasi offline tidak berbenah diri terhadap kebutuhan konsumen ( kenyamanan, keramahan dsb ) tidak  mustahil transportasi offline akan ditinggalkan penumpang nya ( spt becak, delman ) tempo dulu, itulah tuntutan zaman, sekarang zaman teknologi dan online, kalau dishub membekukan transportasi online sama dengan membelenggu kemajuan teknologi, pihak pemerintah sebaiknya mengayomi sehinga tidak  terjadi gesekan diantaranya.


Tim URC BANDUNG  bersama Kru PATOGBESI beberapa mingggu lalu

 Aksi demo dan tuntutan terhadap solusi transportasi baru-baru  ini bukan hanya terjadi dikota Bandung saja namun dibeberapa kota Besar diIndonesia seperti halnya Palembang, Makasar, Kediri, dan lain sebagainya. Aksi seperti ini  juga pernh  terjadi di Jabodetabek.

MENGAPA MASYARAKAT YANG MENJADI KORBAN ??
BACA JUGA : 




   Dengan mempertimbangkan satu suara saja tentunya tidak adil,pemerintah harus mendengar suara masyarakat, suara pelaku usaha transportasi konvensional dan juga transportasi Online. Pemerintah seharusnya mengajak masyarakat untuk jajak pendapat mengenai isu revolusi transportasi,  masyarakat lebih setuju mana transportasi online ataukah  transportasi konvensional. Sebelum  ada pembenahan atau pembaharuan terhadap transportasi masal indonesia untuk saat ini transportasi online sejatinya jauh lebih  baik, Transportasi  Online baik itu Grab, Gojek, Uber dan sejenisnya sangat membantu masyarakat untuk menjalankan aktivitasnya.



BACA JUGA :


 Mungkin ada baiknya dengarkan suara masyarakat yang meminta keadilan dan yang terganggu keresahannya karena aksi-aksi demo terhadap transportasi online.Aksi protes oleh angkutan kota (angkot) atau malah lebih banyak yang ingin secara terbuka dan adil untuk suaranya didengar agar dapat mengutarakan pendapatnya mengenai munculnya transportasi online, yang sejujurnya cukup membantu tak hanya dari segi pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat tapi juga membuka lapangan pekerjaan baru? 

Berikan kebebasan masyarakat untuk memilih moda transportasinya, tindak tegas pelaku intimidasi terhadap  transportasi online, Stop kekerasan, Stop anarki,  Stop ketidak adilan. Mari bersama sama bergandengan tangan demi  kemajuan transportasi  Indonesia yang lebih baik.

#SaveDriverOnlineIndonesia

#Salam Satu Aspal
#Salam PATOGBESI

SARAN & KRITIK:
telegram
admin@patogbesi.com
divsos@patogbesi.com

About Patogbesi

0 comments:

Posting Komentar