Selasa, 27 Februari 2018

CELOTEH OJEK ONLINE UNTUK CALON PENUMPANG


Sahabat Patogbesi dimanapun anda berada, dari dulu memang ada istilah “customer adalah raja”. Namun, masalahnya di negeri ini istilah tersebut sudah jadi penyakit. Di mana seorang customer kebablasan dalam mengartikan makna dari istilah tersebut. Dan pada layanan ojek online, kebanyakan pengguna merasa dirinya demikian.

Walhasil, customer kerap kali kurang mengahargai sang driver yang sudah berusaha berjuang menjemput, terkadang customer disms/chat tidak dibaca ,ditelpon tidak diangkat  dan lebih parahnya menekan tombol cancel sesuka hati tanpa memikirkan kondisi sang driver. Yang harus kamu (Calon Customer) tahu, Para driver ojek online adalah mitra kerja dari perusahaan, bukan karyawan.

Berikut Celoteh Tukang Ojek Online terhadap Penumpangnya :

Kami memang tukang ojek.
Tugas kami mengantar penumpang.
Kami setiap pagi bangun lebih pagi dari kalian.
Di saat kalian baru bangun.
Kami sudah di jalan.
Tak jarang dinginnya pagi menusuk kedalam tulang2 sendi kami .
Meskipun jaket yang kami pakai sudah tebal .
Dan tak jarang kami tak sempat sarapan.
Disaat handphone kami berbunyi .
Rasa dingin itu hilang seketika .
Berubah menjadi kehangatan di dalam tubuh .
Wajah kami senyum merona penuh semangat .
Benak di hati inilah Rejeki kami yang Allahberikan
Rejeki untuk keluarga kami di rumah .
Macetnya jalan .
Panasnya jalan .
Dan tak jarang juga kami kehujanan .
Semua bukan soal berharap rupiah yang anda berikan dari isi dompet anda .
Tetapi bagaimana agar anda sampai ke tempat tujuan anda .
Ke kantor anda (Tempat rejeki anda untuk keluarga anda) .
Ke sekolah/kampus (Tempat anda menimba ilmu untuk masa depan anda) .
Bahkan ke tempat rekreasi (Tempat dimana anda ingin mencari kebahagiaan) .
Jangan pandang rendah kami (Dengan penampilan kami) .
Jangan kesal dan marah dengan kami
(Disaat kami lambat menjemput dan mengantar anda) .
Kami sama dengan anda .
Sama-sama menjemput rejeki kami .
Sebagaimana apa yang kalian lakukan .

Saat kamu menekan tombol cancel untuk melakukan pembatalan, tentu kamu bakal menulis alasan kenapa sampai melakukan itu. Namun, notifikasi alasan pembatalan tersebut hanya terkirim ke server ojek online, sementara para driver tidak menerima hal itu.

Bayangin, ibarat cinta yang diputus tanpa alasan, pasti sangat menyakitkan. Orderan yang dibatalkan tanpa tahu alasannya juga sangat menjengkelkan. Kalau sudah tahu hal ini, apa kamu masih tega ngebatalin orderan hanya karena males nunggu lama?
Driver pasti sudah di perjalanan jemput kamu

Ketika kamu order ojek online, saat yang sama tentu sang driver langsung tancap gas buat jemput kamu. Misal dalam beberapa saat si driver nggak kunjung datang, sebaiknya kamu nggak buru-buru menekan tombol cancel. Bisa jadi, supir ojek online tersebut tengah terjebak macet atau mengalami masalah dalam mencari alamat.

Cobalah untuk mengerti posisi si driver. Gimana perasaannya kalau sudah berjuang menjemput, tau-tau kamu menekan tombol cancel. Tentunya mereka bakal ngerasa kecewa banget.

Kami bukannya mengeluh dengan sikap anda yang terkadang seenak nya saja .
Kami hanya ingin memberi gambaran kepada anda .
Bahwa apa yang kami lakukan ini juga untuk membantu anda dalam beraktifitas .
Senyum kecil anda sudah cukup membuat kami senang ketika mengantar anda .


#SalamSatuAspal
#SalamPatogbesi
#SalamPersaudaraan

      SARAN & KRITIK  :
divsos@patogbesi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar